Pages

Selasa, 26 November 2013

APLIKASI PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN MENGGUNAKAN LOGIKA FUZZY (STUDI KASUS : PENENTUAN SPESIFIKASI KOMPUTER UNTUK SUATU PAKET KOMPUTER LENGKAP)

Pendahuluan

Sebuah toko komputer ingin membangun suatu database yang isinya tidak hanya komponen-komponen dasar komputer, tetapi juga informasi yang dapat membantu dalam memberikan pilihan data spesifikasi komputer untuk suatu paket komputer lengkap bagi para konsumen berdasarkan kriteria-kriteria yang dibutuhkan oleh konsumen.
Pada proses perancangan aplikasi ini, diterapkan metode logika fuzzy dalam studi kasus pemilihan spesifikasi komputer berdasarkan kebutuhan konsumen. Hal tersebut berdasarkan banyak kasus selama ini, dimana konsumen banyak bertanya tentang spesifikasi komputer yang menjadi dasar pertimbangan mereka dalam pemilihan paket komputer lengkap. Biasanya pemilihan spesifikasi komputer pada suatu toko komputer dilakukan dengan berkonsultasi dengan para pegawai toko. Namun hal itu akan memakan waktu yang lama dan tidak praktis. Terdapat satu metode yang lebih praktis, yaitu dengan membangun suatu aplikasi sistem pendukung keputusan pada penentuan spesifikasi komputer yang di dalamnya juga diterapkan metode logika fuzzy.

Analisis Sistem

Sistem yang akan dibangun merupakan sistem basisdata fuzzy (Fuzzy Database System), dengan menggunakan model Tahani, yaitu dengan menggunakan relasi standar dalam database dan penekanan fuzzy pada beberapa field dalam tabel-tabel dalam database tersebut.
Kebutuhan input pada sistem ini digolongkan menjadi dua bagian input, yaitu input fuzzy dan input non fuzzy. Input fuzzy, terdiri dari data spesifikasi komputer yang menyangkut kecepatan prosesor, kapasitas memory, kapasitas Harddisk, ukuran VGA, ukuran monitor, kapasitas power supply, dan harga. Sedangkan input non fuzzy terdiri dari data spesifikasi komputer yang menyangkut merek dan kecocokan antara spesifikasi yang satu dengan yang lain.
Pada sistem ini proses fuzzy meliputi pengambilan nilai input fuzzy ataupun non fuzzy  dari  dalam  database,  sesuai  dengan  keterangan  yang  disebutkan  oleh pembeli, proses fuzzifikasi dari data input, dengan menggunakan rumus fungsi keanggotaan kurva bahu dan kurva segitiga, proses logika pengambilan keputusan melalui pembentukan query, dan menampilkan hasil rekomendasi sesuai dengan kriteria yang disebutkan oleh pengguna.
Output pada sistem ini berupa rekomendasi paket komputer lengkap yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang diinginkan (di-input-kan) oleh para pengguna.Adapun variabel dalam fungsi fuzzy adalah sebagaimana pada Gambar 4 berikut ini.



Variabel kecepatan prosesor
Gambar 3 Himpunan Fuzzy Untuk Variabel kecepatan prosesor





Variabel Fuzzy kapasitas hard disk
Gambar 4 Himpunan Fuzzy Untuk Variabel kapasitas hard dik

Semua variabel akan ditransformasikan nilainya dalam suatu variabel fuzzy sebagaimana pada Gambar 3 dan Gambar 4. Setiap variabel dapat memiliki besaran yang berbeda, demikian pula dapat memiliki nilai μ [x] yang berbeda.

Kesimpulan

Beberapa kesimpulan dapat diambil dari perancangan sistem pendukung keputusan dengan menggunakan logika fuzzy model Tahani ini. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan  pengambilan  keputusan  dengan  menggunakan  logika  fuzzy,  maka harus dibutuhkan batasan himpunan pada tiap-tiap himpunan fuzzy yang berfungsi sebagai parameter. Batasan himpunan yang dimaksud ialah seperti batasan murah, normal ataupun mahal pada variabel harga, serta batasan min, middle dan max pada variabel kapasitas/ukuran/kecepatan masing-masing spesifikasi komputer. Tingkat keberhasilan pengambilan keputusan dengan menggunakan logika fuzzy juga dipengaruhi oleh jumlah kriteria yang dipilih oleh pemakai yang berfungsi sebagai variabel fuzzy. Dari pengujian terhadap 10 orang sampel pemakai, didapatkan tingkat akurasi sistem sebesar 68 %. Sedangkan hasil dari pencarian yang tidak sesuai dengan parameter harga atau besaran dari spesifikasi komputer yang diinginkan pemakai, dapat dipengaruhi dari data-data spesifikasi komputer yang tidak akurat atau kemajuan fitur-fitur dan fasilitas-fasilitas yang baru.

IMPLEMENTASI METODE FUZZY LOGIC UNTUK PENGATURAN KELEMBABAN TANAH PADA TANAMAN CABAI

Pendahuluan

Suhu  dan  Kelemb aban  suatu  tanaman   merup akan parameter utama yang  mempengaruhi  jumlah  air yang dibutuhkannya.    Perancangan    sistem    kendali    yang mempunyai   input   non-linier   dan   dengan   persamaan fungsi alih yang sulit membutuhkan suatu sistem kendali yang mampu membuat keputusan pengend alian. Hal ini disebabkan    karena    keputusan    peng endalian    yang dikeluarkan    logika    manusia    mempunyai    keluaran pengendalian  yang  sempurna dalam  pengaturan  segala sesuatunya,  baik  itu  yang  konvensional  maupun  yang non-konvensional. Fuzzy Logic merupakan salah satu metode sistem kendali yang dapat memberikan keputusan yang   menyerupai   keputusan   manusia.   Pada   proses peran cangan plant ini, digunakan sistem pengembangan kendali    fuzzy    logic   dengan    menggunakan    sistem mikrokontroler AT Mega 16. Hal ini dimaksudkan untuk suatu per ancangan  pada plant pengendalian volume air pada   tanah.   Proses   pengendalian   dengan   fuzzy   ini dilakukan oleh sistem mikrokontroler dengan tambahan interface       LCD    sebagai    output    tampilan    waktu penyemprotan, satu sensor suhu dan sensor kelembaban tanah  sebagai  input  masukan  fuzzy  logic control.
Sensor

Sensor kelembapan tanah

Sensor kelembapan adalah alat yang digunakan untuk mendeteksi/mengukur kelembaban    tanah dan mengubahnya menjadi tegangan dan arus listrik.



Gambar 2.2 dua batang electrode tembaga sebagai sensor

Gambar   blok   sistem   di   bawah   terb agi menjadi 3 bagian yaitu Input, Prosesor , dan Output. Pada bagian input terdiri dari Sensor, Filter dan Amplifier.   Sensor   dipasang   pada   tanah   untuk mendeteksi tingkat kelembab an dan suhu dari tanah dan akan mengeluarkan sinyal yang kemudian akan dibuang noisenya dan akan menguatkan sinyal  asli dengan  menggunakan  Filter  dan  Amlifier.  Untuk bagian  yang  kedua yaitu  bagian  proses  yang  akan menggunakan microkontroler. Pada proses ini akan digunakan  metode   fuzzy  logic  untuk  melakukan proses  pada input  dan  mengatur output.  Aktuator akan  menjalankan  aksi  berdasarkan  perintah  dari microkontroler sesuai dengan kondisi kelembaban tanah.

Analisis Sistem


Gambar Prototype area kebun
Pada   gambar   di   atas   terdapat   dua gambar yang  dilihat  dari  atas  area dan  dilihat dari samping  area. Untuk gambar yang  dilihat dari atas , akan digunakan media tanah dengan ukuran 32 cm x 28 cm x 11 cm. untuk area itu akan    ditanami  tiga batang  cabai  denga jarak masing-masing cabai 20 cm. untuk penempatan dari mikrocontroler, alarm, dan pompa air akan diletakan  di  luar  area  kebun.  Untuk  gambar yang kedua merup akan  area kebun jika dilihat dari  samping.   Dari  arah  samping  ini  dapat dilihat untuk ketebalan tanah yaitu 11 cm, jarak penyemprot dengan permukaan tanah adalah   1 m,  dan  untuk sensor suhu  di tanam  di  bawah tanah   dengan   k edalaman   5    cm   dari   atas permukaan tanah.
Keseluruh an proses logika fuzzy sebag ai berikut:

Gambar Membership Function Input Error

Besaran  analog  dari  sensor  kel embaban  yang kemudian masuk ADC dimasukkan sebagai crisp input, lalu  input  tersebut  dimasukkan  kedalam  batas  scope domain.
Table Membership Function Input Error kelembaban
Label
Range / domain
Besar_neg ati f (NB)
-75 s/d -25
Kecil_neg atif (NS)
-50 s/d 0
Nol (AZ)
-25 s/d 25
Kecil_positif (PS)
0 s/d 50
Besar_positif (PB)
25 s/d 75

Untuk membership function output motor pompa,  input  dari  ADC  dimasukkan  kedalam  5  buah kondisi yaitu :
Table Membership Function Output motor pompa
Label
Range / domain
Sangat_lama (PB)
17 s/d 21
Lama (PS)
11 s/d 18
Sedang (Z)
7 s/d 14
Cepat (NS)
3 s/d 10
Sangat_cep at (NB)
0 s/d 7


Gambar Membership Function output pompa

Setelah   selesai   membuat   input   dan   output membership     function,     langkah    selanjutnya    yaitu membuat   rules.   Proses   pembuatan   rules   dilakukan dengan  menerapkan  kemampuan  nalar manusia  dalam mngambil keputusan sesuai dengan kondisi tersebut.
Berikut ini adalah table rules untuk masing-masing  output,  rule ini  dibuat  berdasaratas  reasoning manusia, sehingga rules yang  dibuat   antara orang satu dengan  orang  yang  lain  dapat  berbeda,  sesuai  dengan penalarannya   asing-masing.   Rule   yang   dihasilkan sebanyak   25   buah,   kombinasi   ini   didapatkan   dari perkalian antara input (1) dan input (2), karena input (1) memiliki  5 buah  daerah  /  domain  sedangkan  input  (2) juga  memiliki  5  buah  domain  maka  rule  base  yang dihasilkan adalah sebanyak 25 buah. Berikut pembacaan rule yang dihasilkan :
Table Rules base
E
dE
NB
NS
Z
PS
PB
PB
NB
NB
NB
Z
PS
PS
NB
NB
NB
Z
PB
Z
NB
NB
NS
PS
PB
NS
NB
NB
NS
PS
PB
NB
NB
NS
NS
PB
PB


Keter angan :

Suhu (T ) :
NB        : besar negati f
NS         : kecil negatif
Z           : nol
PS         : kecil positif
PB         : besar positif


Kelembab an (H) :
NB        : sangat basah
NS         : basah
Z           : normal
PS         : kering
PB         : sangat kering
Pompa ON :
NB        : sangat cepat
NS         : cepat
Z           : sedang
PS         : lama
PB         : sangat lama

Kesimpulan

Setelah melakukan perencanaan dan pembuatan sistem  kemudian  dilakukan  pengujian  dan  analisanya, ada beberapa kesimpulan yang dapat diambil dari sistem pengatur kelembaban  tanah  otomatis  dengan  mengatur jumlah volume air, antara lain :
1.      Sensor yang  baik  untuk  proyek  akhir  ini  adalah tembaga dengan nilai konduktivias 5,7 x 107 σ,S/m, dengan  luas  elektrode 12cm  x  4cm  x  2mm jarak antara  elektrode 25cm,  sinyal  input  berupa dc  5 volt,   dengan   panjang   elektrode   sampai   diat as permukaan tanah.
2.      Kelembaban  tanah  mepunyai  pengaruh  terhadap nilai resistansi tanah dan mempunyai perbandingan terbalik.


ANALISIS PEMBERIAN KREDIT MOBIL  DENGAN PENDEKATAN METODE FUZZY-MAMDANI (STUDI KASUS : PT ASTRA CREDIT COMPANIES CABANG DAIHATSU CIBUBUR)

Pendahuluan

Perkembangan dan kemajuan zaman saat ini berdampak pada tingginya kebutuhan manusia untuk melakukan mobilitas dalam aktifitasnya sehari-hari. Kendaraan sebagai alat transportasi menjadi kebutuhan yang sulit diabaikan keberadaanya, karena sangat berperan penting untuk  memenuhi  seluruh  aktifitas  dan  mobilitas  manusia sehari-hari.  Kebutuhan terhadap kendaraan ini khususnya kendaraan roda empat terkadang tidak dapat terpenuhi karena faktor finasial dan tingginya harga yang harus dibayar untuk memilikinya.mengingat harganya yang mahal maka akan kesulitan bagi sebagian orang untuk memilikinya
Karena tidak semua masyarakat mampu membeli kendaraan khususnya roda empat secara tunai, maka mereka membelinya secara kredit. PT Astra Credit Companies sebagai salah satu perusahaan pembiayaan tersebut hadir untuk menawarkan solusi bagaimana bisa memiliki kendaraan tanpa harus membeli secara tunai, PT Astra Credit Companies adalah suatu perusahaan yang tergabung dalam astra group yang memberikan kemudahan bagi calon pelanggan untuk bisa memiliki kendaran khususnya mobil dengan cara pembelian kredit.
Namun untuk menyetujui suatu pengajuan kredit ada beberapa factor  yang harus diperhatikan oleh seorang credit analys sebagai dasar untuk jaminan bahwa seorang debitur akan melunasi hutangya dengan baik. Seorang credit analys harus memperhatikan aspek 5C yaitu collateral, capacity, capital, character, condition . Dengan memperhatikan factor factor tersebut

Tinjauan Pustaka


Metode mamdani sering juga dikenal dengan   nama metode min–max.   Metodini diperkenalkan oleh Ebrahim Mamdani pada tahun 1975.  Untuk mendapaoutput diperlukan 4 tahapan, diantaranya :
1.      Pembentukan himpunan fuzzy
Pada metode mamdani baik variabel input maupun variabel output dibagi menjadi satu atau lebih himpunan fuzzy.
2.    Aplikasi fungsi implikasi
Pada Metode Mamdani, fungsi implikasi yang digunakan adalah min.
3.    Komposisi aturan
Metode yang digunakan dalam melakukan inferensi sistem fuzzy,  yaitu Metode max (maximum). Secara umum dapat dituliskan :
µsf[Xi] = max (µsf [Xi], µkf [Xi]) Dengan :
µsf[Xi]  = nilai keanggotaan solusi fuzzy sampai aturan ke i
µkf [Xi]) = nilai keanggotaan konsekuan fuzzy aturan ke i
4.    Penegasan (defuzzy)
Defuzzyfikasi pada komposisi aturan mamdani dengan menggunakan metode centroid.  Dimana pada metode ini, solusi crisp diperoleh dengan cara mengambil titik pusat daerah fuzzy.  Secara umum dirumuskan (Bo Yuan, 1999) :



Analisis Sistem

Berdasarkan data yang didapat dari perusahaan dan Hasil dari data yang telah diolah dengan menggunakan pendekatan Fuzzy Theory, terdapat beberapa perbedaan dalam hasil keputusan  kredit,  perbedaan  ini  terjadi  karena  metode  fuzzy  yang  lebih  flexible  dan mentolelir segala varibel input yang ada.

Kesimpulan

Kesimpulan yang akan penulis sajikan ini adalah merupakan rangkuman dari keseluruhan isi, sedangkan untuk penyajian saran-saran diarahkan pada masalah yang dianggap dapat memberikan masukan untuk perkembangan perusahaan.
Adapun kesimpulannya adalah sebagai berikut :
1. Pendekatan Metode Fuzzy mamdani dapat menganalisa secara tepat diterima atau ditoklanya suatu pengajuan kredit mobil. Dan dari hasil penelitian ini apabila perusahaan menerima kredit yang riskan akan terlunasi seperti Krisna Pramono, Erwin Ruhiyat, dan Ferry E perusahaan akan mengalami kerugian sebesar Rp.420.000.000 dengan asumsi harga 1 unit mobil sebesar Rp.140.000.000, dan apabila perusahaan menolak pembelian mobil secara kredit yang dengan metode fuzzy layak untuk dierima seperti Nurikmah dan uki Irwansyah, perusahaan akan kehilangan Pendapatan sebesar Rp.280.000.000 dengan asumsi harga 1 unit mobil sebesar Rp.140.000.000

PENERAPAN LOGIKA FUZZY PADA PENILAIAN MUTU TEH HITAM ORTHODOX


Masalah yang dihadapi

Bagaimana menentukan mutu teh hitam tanpa menggunakan tester dan ketidakpastian batas antara satu kriteria dengan kriteria lainnya?

Tujuan Penelitian

Membuat model penilaian mutu teh dengan menggunakan program komputer berbasis logika fuzzy.

Manfaat Penelitian

Diharapkan dapat bermanfaat dalam menentukan mutu teh hitam yang baik.
 Pengguna Aplikasi dan Sistem pakarnya adalah Konsumen Teh Hitam dan Dra. ThongTjie
 Menentukan himpunan fuzzy
Dimana himpunan [A,B,C,D,E] memiliki nilai definisi untuk kemudahan proses hitung pada aturan fuzzy sebagai berikut : Kelas mutu A = 5; kelas mutu B = 4; kelas mutu C = 3; kelas mutu D = 2 dan kelas mutu E=1.
Variabel Kriteria
Membuat aturan fuzzy
Aturan kriteria appeareance :
Penentuan Batas Atas (BA) dan Batas Bawah (BB) pada variabel mutu ini didasarkan pada penilaian mutu teh hitam orthodox, yaitu pada standar keberterimaan teh PTPN VIII yang telah di-tuning.
Jumlah aturan appeareance, yaitu sebanyak 5 x 5 x 5 x 5 = 625 aturan. Contoh bentuk aturan, yaitu :
    IF Warna 5 AND Kerataan 5 AND Kebersihan 5 AND Ukuran & Bentuk 5 THEN Mutu 5
    IF Warna 5 AND Kerataan 5 AND Kebersihan 5 AND Ukuran & Bentuk 4 THEN Mutu 5
    IF Warna 5 AND Kerataan 5 AND Kebersihan 5 AND Ukuran & Bentuk 3 THEN Mutu 5
    IF Warna 5 AND Kerataan 5 AND Kebersihan 5 AND Ukuran & Bentuk 2 THEN Mutu 4

Kesimpulan

Hasil perhitungan dengan menggunakan perangkat lunak Mathlab dapat diketahui adanya perbedaan antara hasil penilaian tester teh hasil perhitungan dengan menggunakan metode fuzzy. Dari 128 sampel terdapat 16 penilaian yang berbeda (hasil akhir yang berbeda sebanyak 12,50 %). Rata – rata perbedaan nilai dari penilaian tester dan perhitungan dengan menggunakan metode fuzzy adalah 23,22.

Aplikasi Fuzzi Adaptif Pada Pengaturan Induksi Iii Fasa Berbeban Dengan Menggunakan PC

Masalah

Penerapan pengendali FAIMC pada sistem pengendalian kecepatan motor induksi untuk mendapatkan performansi yang baik.

Tujuan

  • Menganalisa dinamika proses pada motor induksi
  • Merancang sistem pengendalian kecepatan pada motor induksi dengan metode FAIMC

Manfaat

Menigkatkan performansi yang baik untuk motor induksi

Pengguna

Seseorang yang menggunakan motor induksi sebagai kebutuhan.

Teori

Dalam pembuatan perancangan pengendali digunakan algoritam sebagai berikut:
a.       Fuzzy dynamic model
b.      Fuzzy berbasis model
c.       Fuzzy adaftive internal model control

 Kesimpulan

1.      Kontroller FAIMC memberikan hasil performansi yang optimal pada kecepatan maksimal yaitu 1800 rpm
2.      Kontroller mampu diuji beban max 0.5 Nm
3.      Dari perbandingan hasil perancangan dengan berbagai metode kontroller FAIMC bisa memberikan hasil performansi yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar